13 Oct 2025
Berita
Halo Sobat Tani di seluruh Nusantara! kali ini, tim Cap Bapak-Ibu Tani kembali menyambangi salah satu sentra perkebunan di Jawa Timur, yaitu Desa Semanding, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Daerah ini terkenal dengan perkebunan jeruknya yang subur. Kami berkesempatan untuk bertemu langsung dengan Bapak Por, seorang petani jeruk yang bersemangat dalam mengembangkan kebunnya.
Tim kami, yang terdiri dari Bapak Heri, Bapak Bowo, dan Bapak Ipul, tiba di kebun jeruk Bapak Por dengan misi untuk bersilaturahmi, berdiskusi, sekaligus memperkenalkan solusi pemupukan yang lebih efektif untuk tanaman jeruk. Di tengah teriknya matahari yang bersahabat, kami duduk bersama Bapak Por, bertukar pikiran tentang tantangan dan peluang dalam budidaya jeruk.
Mengenalkan Solusi Pemupukan Tepat Sasaran
Dalam sesi sosialisasi ini, kami banyak berdiskusi tentang pentingnya nutrisi yang tepat dan seimbang untuk tanaman jeruk, mulai dari fase vegetatif hingga fase pembuahan dan pengisian buah. Bapak Heri dan Bapak Bowo secara rinci menjelaskan bagaimana produk-produk Cap Bapak-Ibu Tani dapat menjadi solusi terbaik bagi Bapak Por.
Kami memperkenalkan beberapa produk unggulan yang sangat relevan untuk tanaman jeruk, di antaranya:
NPK T-16 Compact: Pupuk NPK seimbang (16-16-16) yang cocok untuk fase pertumbuhan awal hingga pertengahan, mendukung pembentukan akar, batang, dan daun yang kuat.
NPK T-15 Compact: Pupuk NPK seimbang (15-15-15) yang serbaguna, dapat digunakan untuk menjaga keseimbangan nutrisi di berbagai fase.
NPK 12-12-17: Dengan kandungan Kalium yang lebih tinggi, pupuk ini sangat direkomendasikan untuk fase generatif, yaitu saat tanaman mulai berbunga dan berbuah, untuk meningkatkan kualitas dan ukuran buah jeruk.
NPK 13-6-27: Formula ini memiliki kandungan Kalium yang sangat dominan, sangat efektif untuk memaksimalkan pembesaran buah, meningkatkan kadar gula, dan membuat buah jeruk lebih tahan simpan.
Mikrophos: Pupuk dengan kandungan fosfor tinggi yang sangat penting untuk perakaran, pembungaan, dan energi tanaman, serta dilengkapi mikronutrien penting lainnya.
Uji Coba Langsung: Memberi Kepercayaan dengan Bukti
Untuk memberikan keyakinan lebih kepada Bapak Por, kami tidak hanya menjelaskan. Tim kami juga menyerahkan beberapa sampel pupuk tersebut untuk diuji coba langsung pada tanaman jeruk di kebun Bapak Por. "Kami ingin Bapak Sugeng bisa melihat sendiri bagaimana perubahan positif yang terjadi pada tanaman jeruknya setelah menggunakan pupuk Cap Bapak-Ibu Tani," ujar Bapak Ipul.
Pendekatan ini kami yakini akan membangun kepercayaan, karena petani dapat merasakan langsung manfaat dari produk yang kami tawarkan. Kami akan terus memantau perkembangan tanaman jeruk Bapak Sugeng dan memberikan pendampingan yang dibutuhkan.
Pertemuan di Semanding ini adalah wujud nyata dari komitmen Cap Bapak-Ibu Tani untuk terus berinovasi dan mendekatkan diri kepada petani. Kami tidak hanya menjual pupuk, tetapi juga menawarkan solusi dan kemitraan untuk mencapai hasil panen yang lebih baik.
Semoga uji coba ini berjalan sukses dan membawa berkah melimpah bagi kebun jeruk Bapak Por. Mari terus maju bersama untuk pertanian Indonesia yang lebih jaya!
Salam Petani Cerdas!
13 Oct 2025
Berita
Salam hangat dari Cap Bapak-Ibu Tani! perjalanan kami kali ini membawa kami ke sentra pertanian di Desa Adan-Adan, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri. Sebuah daerah yang terkenal dengan tanahnya yang subur dan para petaninya yang gigih. Kami berkesempatan mengunjungi lahan timun milik Ibu Juwinto, seorang petani wanita yang inspiratif dengan semangatnya yang luar biasa.
Tim Cap Bapak-Ibu Tani, yang diwakili oleh Bapak Heri dan Bapak Bowo, tiba di lahan Ibu Juwinto di sore hari yang sejuk. Pemandangan hamparan tanaman timun yang merambat rapi pada lanjaran bambu sungguh menyejukkan mata. Buah-buah timun muda tampak bergelantungan, menjanjikan panen yang melimpah.
Ibu Juwinto menyambut kami dengan senyum ramah. Di tengah rindangnya tanaman timun, kami pun memulai obrolan ringan tentang keseharian beliau sebagai petani dan bagaimana ia merawat lahan timunnya. Beliau menceritakan bahwa budidaya timun memiliki tantangan tersendiri, namun dengan ketelatenan dan pilihan pupuk yang tepat, hasilnya bisa sangat memuaskan.
Dalam kesempatan ini, Bapak Heri dan Bapak Bowo tidak hanya melakukan survei, tetapi juga memperkenalkan lebih jauh ragam produk Cap Bapak-Ibu Tani yang bisa mendukung optimalisasi hasil panen timun Ibu Juwinto. Kami menjelaskan bagaimana pupuk-pupuk kami, seperti NPK dengan formulasi seimbang atau pupuk mikro spesifik, dapat berperan penting dalam setiap fase pertumbuhan timun. Mulai dari pembentukan akar yang kuat, pertumbuhan vegetatif yang sehat, pembungaan yang lebat, hingga pengisian buah yang sempurna dan berkualitas.
"Kami ingin memastikan petani seperti Ibu Juwinto mendapatkan dukungan terbaik. Produk-produk Cap Bapak-Ibu Tani dirancang untuk menjawab kebutuhan spesifik setiap tanaman, termasuk timun," jelas Bapak Heri. "Dengan pupuk yang tepat, nutrisi tanaman akan terpenuhi, sehingga timun bisa tumbuh optimal, tahan penyakit, dan menghasilkan buah yang banyak serta berkualitas baik."
Ibu Juwinto mendengarkan dengan seksama setiap penjelasan yang diberikan. Beliau juga berbagi pengalaman dan tantangan yang ia hadapi di lapangan, yang menjadi masukan berharga bagi kami dalam terus mengembangkan produk dan layanan. Interaksi seperti ini sangat penting bagi kami, karena dari sinilah kami bisa memahami lebih dalam kebutuhan nyata para petani.
Kunjungan ini diakhiri dengan harapan besar akan panen timun yang sukses bagi Ibu Juwinto dan para petani di Adan-Adan, Gurah, Kediri. Kami yakin, dengan kerja keras petani dan dukungan produk pertanian berkualitas, sektor pertanian kita akan semakin maju dan berdaya.
Terima kasih Ibu Juwinto atas waktu dan keramahannya. Cap Bapak-Ibu Tani akan selalu siap mendampingi perjalanan sukses para petani Indonesia!
Salam Petani Sejahtera!
13 Oct 2025
Berita
Salam Pertanian dari Jombang! Kali ini, perjalanan tim Cap Bapak-Ibu Tani membawa kami ke lahan cabai yang subur di daerah Ngoro, Jombang. Kami berkesempatan untuk menyambangi Bapak Cahyo, seorang petani cabai yang dikenal dengan dedikasinya dalam mengembangkan budidaya cabai.
Pada kunjungan ini, Bapak Bowo dan Bapak Ipul dari tim kami disambut hangat oleh Bapak Cahyo. Di tengah hamparan tanaman cabai yang mulai berbuah, obrolan seputar perawatan dan tantangan budidaya cabai pun mengalir dengan akrab.
Bapak Cahyo berbagi pengalamannya dalam menggunakan kombinasi pupuk NPK 16-16-16 dan NPK 15-15-15 Cap Bapak-Ibu Tani pada lahan cabainya. Beliau menjelaskan bahwa strategi pemupukan yang ia terapkan disesuaikan dengan fase pertumbuhan tanaman.
"Awalnya, saya pakai NPK 16-16-16 untuk memacu pertumbuhan vegetatif. Setelah tanaman mulai kokoh dan siap berbunga, saya ganti dengan NPK 15-15-15," terang Bapak Cahyo sambil menunjuk barisan tanaman cabai yang hijau royo-royo. "Saya lihat, pertumbuhan tanamannya seragam, daunnya hijau segar, dan yang paling penting, bunganya lebat dan banyak yang jadi buah."
Mengapa Kombinasi NPK 16-16-16 dan 15-15-15?
NPK 16-16-16 (Seimbang): Dengan rasio Nitrogen, Fosfor, dan Kalium yang seimbang, pupuk ini sangat ideal di fase awal pertumbuhan (vegetatif) untuk membangun struktur tanaman yang kuat, seperti akar, batang, dan daun. Tanaman cabai memerlukan fondasi yang kokoh sebelum memasuki fase produktif.
NPK 15-15-15 (Juga Seimbang): Pupuk ini juga memiliki rasio NPK yang seimbang, namun bisa menjadi pilihan lain atau pelengkap di fase pertengahan hingga menjelang pembungaan dan pembuahan. Pemberian pupuk NPK seimbang secara berkelanjutan memastikan ketersediaan nutrisi makro yang cukup untuk semua proses vital tanaman, mulai dari pertumbuhan vegetatif hingga produksi buah. Kombinasi keduanya memastikan tanaman terus mendapatkan nutrisi yang optimal.
Selama survei, Bapak Bowo dan Bapak Ipul mengamati secara seksama setiap detail tanaman cabai Bapak Cahyo. Dari kekokohan batang, warna daun yang sehat, hingga jumlah bakal buah yang bermunculan. Kondisi lahan yang terawat, ditambah dengan sistem irigasi tetes sederhana yang diterapkan Bapak Cahyo, menunjukkan komitmen beliau dalam menghasilkan panen cabai berkualitas.
"Alhamdulillah, dengan pupuk ini, cabai saya lebih tahan penyakit dan produksinya juga cukup stabil," kata Bapak Cahyo dengan raut wajah puas.
Kunjungan ini semakin menegaskan komitmen Cap Bapak-Ibu Tani untuk selalu hadir mendampingi para petani. Kami tidak hanya menyediakan produk berkualitas, tetapi juga berupaya memahami kebutuhan dan tantangan petani di lapangan. Kisah sukses Bapak Cahyo di Ngoro, Jombang, ini adalah salah satu bukti nyata bahwa dengan pupuk yang tepat dan perawatan yang optimal, hasil panen melimpah bukanlah sekadar impian.
Semoga panen cabai Bapak Cahyo di Ngoro, Jombang, terus sukses dan memberikan berkah. Mari terus berinovasi demi pertanian Indonesia yang lebih maju!
Salam Petani Hebat!
13 Oct 2025
Berita
Menyambangi lahan para petani selalu menjadi pengalaman yang membanggakan. Kali ini, tim kami dari Cap Bapak-Ibu Tani, Bapak Bowo dan Bapak Ipul, berkesempatan mengunjungi persawahan Bapak Gus Umar, seorang petani di daerah Pare Kecamatan Pare Kabupaten Kediri Jawa Tiumr yang semangatnya patut diacungi jempol.
Pada hari itu, di bawah teriknya matahari, kami tiba di hamparan sawah milik Gus Umar. Pemandangan hijau membentang luas, menyejukkan mata dan hati. Padi-padi tampak berdiri tegak, menjanjikan harapan panen yang melimpah. Gus Umar menyambut kami dengan hangat, dan tak lama, obrolan kami pun mengalir seputar kondisi tanamannya.
Gus Umar berbagi pengalamannya tentang bagaimana ia merawat padinya, termasuk penggunaan Pupuk NPK 16-16-16 Cap Bapak-Ibu Tani. Beliau menceritakan bahwa sejak awal masa tanam, ia sudah rutin mengaplikasikan pupuk ini.
"Saya lihat, pertumbuhan padi saya jadi lebih seragam. Daunnya hijau pekat, dan batangnya kuat-kuat, tidak mudah rebah," ujar Gus Umar sambil sesekali menunjuk ke rumpun padi di dekatnya. "Waktu pembungaan dan pengisian bulir pun berjalan lancar. Bulirnya terlihat bernas, insyaallah nanti hasilnya bagus."
Tentu saja, kami ikut mengamati. Bapak Bowo dan Bapak Ipul berjalan menyusuri pematang sawah, memeriksa kondisi tanaman secara detail. Mulai dari jumlah anakan, warna daun, hingga perkembangan malai padi. Memang benar kata Gus Umar, tanamannya tampak sehat, tidak ada tanda-tanda kekurangan nutrisi yang berarti, dan potensi produksinya terlihat sangat menjanjikan.
Diskusi kami pun berlanjut. Kami bertukar pikiran tentang praktik budidaya yang baik, tantangan yang sering dihadapi petani, hingga harapan untuk masa depan pertanian. Obrolan seperti ini selalu menjadi momen berharga, mempererat hubungan antara produsen pupuk dan para petani yang menjadi ujung tombak pangan kita.
Kunjungan ke lahan Gus Umar ini menjadi pengingat bagi kami, bahwa setiap butir padi yang tumbuh subur adalah hasil kerja keras, ketekunan, dan pilihan yang tepat dalam merawat tanah serta tanaman. Kami bangga bisa menjadi bagian dari perjalanan sukses para petani seperti Gus Umar, melalui penyediaan pupuk yang berkualitas.
Semoga panen Gus Umar nanti melimpah ruah, membawa berkah bagi keluarga dan masyarakat sekitar. Dan semoga semangat petani Indonesia terus membara!
Salam Pertanian Jaya!
29 Aug 2025
Berita
Palembang, Sumatera Selatan – kelapa sawit varietas TS2 berusia 4 tahun di salah satu kebun percobaan menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Hasil pengamatan lapangan mencatat bahwa jumlah bobot buah sawit sudah mencapai lebih dari 10 koma, menandakan potensi produksi yang cukup tinggi pada usia tanaman muda ini.
Peningkatan hasil tersebut didukung oleh pemupukan teratur menggunakan pupuk NPK 13-6-27 Cap "Bapak-Ibu Tani", yang dikenal memiliki kandungan seimbang antara nitrogen, fosfor, dan kalium untuk menunjang pertumbuhan vegetatif sekaligus produksi buah, khususnya pada tanaman sawit.
Menurut tim teknis, pupuk NPK 13-6-27 membantu memperkuat batang, menambah jumlah tandan, serta meningkatkan ukuran dan kualitas buah sawit. “Dengan bobot di atas 10 koma pada umur 4 tahun, varietas TS2 ini menunjukkan potensi produktivitas yang baik untuk keberlanjutan perkebunan sawit ke depan,” ujar salah satu petugas lapangan.
Hasil ini menjadi bukti bahwa kombinasi sawit varietas unggul TS2 dan pemupukan dengan NPK 13-6-27 Cap "Bapak-Ibu Tani" secara tepat, mampu memberikan hasil produksi yang baik bagi petani sawit di Palembang dan sekitarnya.
25 Aug 2025
Berita
Mojowarno, 25 Agustus 2025 – Tim dari perwakilan perusahaan pupuk Mulyo Tani Dalam survei lapangan terbaru, penggunaan Pupuk NPK 16-16-16 TE Compact
terbukti memberikan hasil yang signifikan pada budidaya pohon jeruk. Tanaman yang diberi perlakuan pupuk ini menunjukkan pertumbuhan lebih sehat, daun hijau segar, batang kokoh, serta pembungaan dan pembuahan yang lebih merata.
Keunggulan pupuk NPK 16-16-16 TE Compact terletak pada kandungan hara makro seimbang—Nitrogen, Fosfor, dan Kalium—yang diperkaya dengan unsur mikro (Trace Elements/TE). Kandungan lengkap ini membantu meningkatkan kesuburan tanah, mempercepat pertumbuhan tanaman, serta mendukung daya tahan jeruk terhadap penyakit.
Beberapa petani jeruk yang mengikuti survei menyampaikan pengalaman positif. Mereka mengaku tanaman lebih subur, bunga lebih cepat muncul, dan hasil buah lebih melimpah dibanding pemupukan biasa.
Melalui hasil survei ini, pupuk NPK 16-16-16 TE Compact semakin terbukti sebagai pilihan tepat bagi petani jeruk yang ingin meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga kualitas panen.
👉 Dengan pupuk yang tepat, tanah tetap subur, jeruk lebih makmur.