Efisiensi Nitrogen: Karena bentuknya ammonium, pupuk ini dapat diikat oleh koloid tanah sehingga ketersediaannya bagi tanaman lebih tahan lama.
Kandungan Klor (Cl): Selain nitrogen, pupuk ini mengandung unsur Klorida sekitar 66%. Klorida bermanfaat untuk meningkatkan resistensi tanaman terhadap penyakit tertentu dan membantu proses fotosintesis pada tanaman tertentu.
Ketahanan Reaksi: Lebih stabil dalam penyimpanan dibandingkan urea yang lebih higroskopis (mudah menyerap air).
Pupuk ini sangat cocok digunakan untuk:
Tanaman Padi: Sangat efektif di lahan sawah karena sifat ammoniumnya yang stabil dalam kondisi tergenang.
Tanaman Toleran Klorida: Seperti kelapa sawit dan jagung. Klorida sangat dibutuhkan oleh kelapa sawit untuk mengatur turgor sel dan transportasi hara.
Catatan Penting: Hindari penggunaan pada tanaman yang sensitif terhadap klorida (Chlorine-sensitive), seperti tembakau, kentang, dan beberapa jenis buah-buahan, karena dapat menurunkan kualitas hasil panen.
Fitur Deskripsi Kadar N 25% Bentuk Granul (Butiran) Kelarutan Tinggi (Cepat larut dalam air) Efek Tanah Menurunkan pH (Asam)